Wuthering Heights – Emily Bronte


Membaca kisahnya, seperti mengingat betapa lemah manusia dihadapan cinta. Lemah yang oleh getirnya, dapat lah hati remuk Lemah yang oleh hianatnya, dapatlah hati dendam sumat. Lemah yang oleh palsunya, sudilah hati merasa tercabik. Pernahkah kau dengan cinta merasa begitu kuat? agaknya kau lemah karena tak bisa pegang cinta, tetapi cinta bisa pegang kau, begitulah cara cinta melemahkan yang punya.

Lemahnya manusia karena cinta, seperti remuk, dendam sumat dan tercabik digambarkan oleh seorang Heathcliff si yatim-piatu mencintai perempuan bangsawan cantik Cathrine. Sudikah Cathrine menikah denganya? yang jika bersamanya apalah nanti kata orang?. Edgar Linton, anak manja kaya raya datang untuk menikahi Cathrine- denganya Cathrine menerima. Menikah denganya pastilah ia akan menjadi Ratu sejagad.

Dendam atas nama cinta, Heathcliff- tiga tahun menghilang,pulangnya membunuh pelan-pelan setiap tokoh yang dibencinya. Mungkin tak sedikitpun niatnya membunuh Cathrine sang buah hati cintanya. Tapi justru, Cathrine terbunuh lebih awal. Kau tahu caranya Heathcliff membunuh? Seperti dicekik tapi kau tak merasa tercekik, seperti digores tapi kau tak pernah temukan bekas gores. Begitu dingin, lembut dan epik.

Wuthering Heights adalah pondok yang semuanya berawal, juga semuanya diakhiri, di sini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Website Built with WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: